Perkembangan Janin 8 Bulan

Perkembangan Janin 8 Bulan

Bunda, perkembangan janin di usia 8 bulan ini merupakan masa atau bahkan periode yang kursial, dan hal ini sangat penting di ketahui karna di usia kehamilan 8 bulan ini bagian organ tubuh yang dimiliki si kecil sudah tumbu dengan baik secara signifikan. Bahkan berat badan si kecil semakin hari semakin bertambah jika di bandingkan dengan berat badan janin di trimester kedua.

Jika di lihat secara kasat mata, kondisi perut Anda juga sudah semakin membesar, bahkan di usia ini Anda akan merasakan susah bernafas karna memang kondisi janin yang juga semakin membesar. Di sini, janin sudah memenuhi ruang rahim sekitar 85%. Dan biasanya, gerakan bayi semakin meningkat, namun ada juga yang gerakannya semakin berkurang.

Di usia kehamilan 8 bulan ini, umumnya janin sudah memiliki daging dan juga lemak di dalam tubuhnya yang menyelimuti tulang. Bahkan si kecil yang maish berada di dalam kandungan juga sudah banyak melakukan reaksi terhadap rangsangan yang di lakukan dari luar tubuhu Anda. Bahkan di usia 8 bulan ini, sejumlah organ dalam si kecil sudah bisa bekerja sepenuhnya dan perkembangannya mencapai angka maksimal, seperti paru-paru yang sudah siap di gunakan untuk bernapas, ginjal yang sudah siap dengan fungsinya, dan hati yang sudah siap memompa darah.

Beruntung bagi para ibu hamil, karna di usia kehamilan 8 bulan ini si kecil sudah menempati serta mengisi rahim Anda. Bahkan di usia 8 bulan ini si kecil yang berada di dalam sudah tidak bisa bergerak dengan bebas. Hal ini di karenakan ruang gerak si kecil yang semakin menyempit karna perkembanganya yang semakin pesat. Dan berbeda dengan bulan-bulan sebleumnya, dimana si kecil maish bisa bergerak dengan sangat aktif, karna memang bentuknya maish belum smepurna dan berat badannya masih sangat rendah.

Satu hal yang harus Anda garis bawahi di sini, perkembangan jani di usia 8 bulan kehamilan ini merupakan fase dimana Anda harus lebih berhati-hati dalam melakukan aktifitas harian. Jika perlu, Anda harus bisa mengurangi aktifitas harian Anda. Bukan hanya itu, Anda juga harus menjaga kondisi lingkungan sekitar Anda, terutama ketika usia kehamilan memasuki usia kehamilan 8 bulan.

Mengapa seperti itu? Karna ketika usia kehamilan Anda menginjak usia 7 bulan atau menginjak usia 8 bulan, maka kondisi janin Anda mulai memasuki kondisi rawan. Yang di maksud dengan rawan di sini adalah, jika Anda tidak berhati-hati dan mungkin saja Anda terjatuh atau terpeleset di usia kehamilan 8 bulan ini, maka ANda bisa saja langsung memasuki proses persalinan yang diakibatkan oleh cairan pelindung si kecil yang di sebut cairan ketuban pecah.

Bahkan kondisi akan semakin parah dan rawan, jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang kurang baik, seperti tekanan darah tinggi dan serangan jantung mendadak. Bahkan janin yang ada di dalam kandungan akan beraksi dengan sangat aktif terhadap berbagia jenis guncangan yang ia terima, apalagi jika guncangannya sangatlah keras. Dan jika Anda tidak berhati-hati lantas terjatuh dan terpeleset, maka besar kemungkinan si kecil akan lahir di usia 8 bulan kehamilan.

Dan ketika Anda melahirkan di usia kehamilan 8 bulan, maka kelahiran tersebut prematur. Mengapa? Karna di sini si kecil lahir di waktu yang belum tepat, dimana ia terlahir di kondisi yang tidak normal. Bahkan resikonya sangatlah besar jika dibandingkan Anda melahirkan di waktu yang tepat.

Di usia kehamilan 8 bulan juga bisa di sebut dengan kondisi di mana si kecil sudah siap terlahir ke dunia ini. Hal ini di karenakan perkembangan tubuh si kecil yang disertai dengan perkembangan organ dalam dan luar sudah mendekati kata sempurna. Akan tetapi kondisi si kecil masih belum maksimal dan belum sempurna, sehingga si kecil masih belum bisa lahir sebelum memasuki usia 9 bulan di mana usia 9 bulan merupakan usia yang pas untuk proses persalinan.

Dan itulah sedikit informasi yang bisa kami berikan mengenai perkembangan janin usia 8 bulan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan Anda bisa lebih berhati-hati dengan kondisi kesehatan Anda, terutama menjelang proses persalinan.

Artikel terkait:

11

No Responses

Write a response